<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Cerita lain Bangsari</title>
	<link>http://bangsari.dagdigdug.com</link>
	<description>Gusti, ajari saya caranya bersukur</description>
	<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 04:50:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Tentang hotel dan makan gratisan</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/07/02/tentang-hotel-dan-makan-gratisan/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/07/02/tentang-hotel-dan-makan-gratisan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 04:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sehari hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/07/02/tentang-hotel-dan-makan-gratisan/</guid>
		<description><![CDATA[

Yang namanya gratisan, biasanya selalu menyenangkan. Apalagi jika itu undangan makan, tentu susah ditolak kan? *Eh, ngomong-ngomong soal diajak makan gratis, memangnya ada yang nda suka gitu?*]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/07/sari-pan.jpg" title="sari-pan.jpg"><img src="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/07/sari-pan.jpg" alt="sari-pan.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Yang namanya gratisan, biasanya selalu menyenangkan. Apalagi jika itu undangan makan, tentu susah ditolak kan? *Eh, ngomong-ngomong soal diajak makan gratis, memangnya ada yang nda suka gitu?* <a href="http://bangsari.dagdigdug.com/2008/07/02/tentang-hotel-dan-makan-gratisan/#more-47" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=47&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_47" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/07/02/tentang-hotel-dan-makan-gratisan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Awas website BCA palsu!</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/20/awas-website-bca-palsu/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/20/awas-website-bca-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 10:41:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sehari hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/20/awas-website-bca-palsu/</guid>
		<description><![CDATA[
 
&#160;
Baru tahu berita ini dari milis BHI. Website palsunya ada di sini. Coba bandingkan dengan website aslinya yang ada di sini.
Yang mengherankan, kok BCA tidak membeli saja semua domain yg kira2 rawan buat dipake penipuan macam begini ya? Bukankah lebih mendingan memborong domain-domain yang harganya tak seberapa daripada kehilangan kepercayaan nasabah?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"> <a href="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/06/bca.jpg" title="bca.jpg"><img src="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/06/bca.jpg" alt="bca.jpg" /></a></p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left">Baru tahu berita ini dari milis BHI. Website palsunya ada <a href="http://www.bcaclick.com/">di sini</a>. Coba bandingkan dengan website aslinya yang ada <a href="http://www.klikbca.com/">di sini</a>.</p>
<p align="left">Yang mengherankan, kok BCA tidak membeli saja semua domain yg kira2 rawan buat dipake penipuan macam begini ya? Bukankah lebih mendingan memborong domain-domain yang harganya tak seberapa daripada kehilangan kepercayaan nasabah?</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=44&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_44" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/20/awas-website-bca-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Musim sakit</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/16/musim-sakit/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/16/musim-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 09:25:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sehari hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/16/musim-sakit/</guid>
		<description><![CDATA[
Di kantor sedang menggejala sakit massal. Dua orang terkena demamberdarah, satu diantaranya dirawat di rumah sakit. Dua orang lagi tak masuk dengan alasan sakit, beberapa lainnya mengaku tak enak badan beberapa hari terakhir. Saya termasuk salah satunya. 			 
Tak parah memang, cuma kepala terasa berdenyut, dan deman. Sudah minum anti demam, manggil tukang pijat keliling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="void(0)" title="08-07-07_1522.jpg"><img src="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/06/08-07-07_1522.thumbnail.jpg" align="right" /></a>Di kantor sedang menggejala sakit massal. Dua orang terkena demamberdarah, satu diantaranya dirawat di rumah sakit. Dua orang lagi tak masuk dengan alasan sakit, beberapa lainnya mengaku tak enak badan beberapa hari terakhir. Saya termasuk salah satunya.<a href="void(0)" title="08-07-07_1522.jpg"> 			 </a></p>
<p align="justify">Tak parah memang, cuma kepala terasa berdenyut, dan deman. Sudah minum anti demam, manggil tukang pijat keliling dan juga sekalian minta dikeroki, eh belum sembuh juga. Akhirnya, make pengobatan alternatif, minum <a href="http://aja49.wordpress.com/2007/05/09/khasiat-habbatus-sauda/" title="asli biji, bukan obat dalam kemasan"><em>habbatus sauda</em></a> alias biji hitam yang dibawa adik saya dari mesir tahun lalu. Dalam dua hari ternyata saya sehat kembali. Emang tinggal sembuhnya aja kali ya?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p>Semoga anda sehat selalu&#8230;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=42&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_42" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/16/musim-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ngono yo ngono, ning mbok yo ojo ngono</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/09/41/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/09/41/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 09:28:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/09/41/</guid>
		<description><![CDATA[
PT Kereta Api mulai hari ini, Senin (9/6), mengoperasikan kereta rel listrik atau KRL hingga menjelang tengah malam. Begitu berita yang muncul di Kompas online hari ini. Semoga jadwalnya tak bersamaan dengan kereta hantu, kata teman saya sepabrik berseloroh.
Berita ini sudah pasti menjadi salah satu dari sedikit berita menggembirakan yang ada di ibu kota nJakarta. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/02/120818p.JPG" alt="image kompas" align="right" height="113" width="149" />PT Kereta Api mulai hari ini, Senin (9/6), mengoperasikan kereta rel listrik atau KRL hingga menjelang tengah malam. Begitu berita yang muncul di <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/09/09361055/krl.malam.hari.ini.beroperasi">Kompas online hari ini</a>. Semoga jadwalnya tak bersamaan dengan kereta hantu, kata teman saya sepabrik berseloroh.</p>
<p align="justify">Berita ini sudah pasti menjadi salah satu dari sedikit berita menggembirakan yang ada di ibu kota nJakarta. Lha bagaimana tidak? Hampir setiap hari, kita hanya disuguhi berita-berita yang kurang menyenangkan. Tentang harga barang yang naik lagi, inflasi yang tambah tinggi, demo-demo yang rusuh, Ahmadiyah yang jadi bulan-bulanan, kriminalitas dan sebagainya.</p>
<p>Coba perhatikan, semenjak reformasi, berita yang ditampilkan media lebih banyak yang miring-miring. Setidaknya begitulah yang saya tahu. Dan jangan lupa, itu sudah berlangsung sepuluh tahun lho. Artinya, selama sepuluh tahun itu pula, masyarakat kita diajari untuk berfikir negatif, skeptis. Ekstremnya, <em>hopeless</em>.</p>
<p>Lha apa iya, semboyan <em>bad news is good news</em> masih akan dipertahankan untuk seterusnya? Bukankan informasi buruk yang disampaikan terus menerus akan menjadi kebenaran? <em>Ngono ya ngono, ning mbok ya ojo ngono,</em> kata petuah jawa. Maksudnya kira-kira, masa sih ndak bisa kasih alternatif yang lebih bagus?</p>
<p>Rasanya kok aneh betul ya?</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=41&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_41" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/06/09/41/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>khutbah jumat: angan angan yang aneh</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/05/23/40/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/05/23/40/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 09:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/05/23/40/</guid>
		<description><![CDATA[
"...saya heran. kaum muslimin itu kan mayoritas di negeri ini. tapi mengapa korupsi merajalela? jawabannya, itu karena mereka tak menjalankan agamanya dengan baik. jika saja semua muslim melaksanakan agamanya dengan benar, pasti masalah-masalah negara ini akan selesai dalam sekejap.  bla...bla..." (khutbah jumat tadi siang)
Kemudian justru saya yang balik terheran-heran. Apa khotib itu ndak tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><em>&#8220;&#8230;saya heran. kaum muslimin itu kan mayoritas di negeri ini. tapi mengapa korupsi merajalela? jawabannya, itu karena mereka tak menjalankan agamanya dengan baik. jika saja semua muslim melaksanakan agamanya dengan benar, pasti masalah-masalah negara ini akan selesai dalam sekejap.  bla&#8230;bla&#8230;&#8221;</em> (khutbah jumat tadi siang)</p>
<p>Kemudian justru saya yang balik terheran-heran. Apa khotib itu ndak tahu ya, bahwa khutbah semacam itu sangat basi? Bagaimana mungkin mengharapkan orang senegara melaksanakan sesuatu tanpa adanya aturan yang memaksa? Lha, <em>wong</em> sudah ada hukum yang tertulis saja masih banyak penyelewengan, bagaimana mungkin hanya dengan mengharap <em>njur</em> semuanya berjalan dengan baik?</p>
<p>Saya jadi ingat dengan perilaku para petinggi negara yang masih hobi menghimbau. Himbauan supaya berhemat energi, supaya peduli dengan rakyat miskin, supaya, supaya dan supaya yang lain-lain. Lha, lalu untuk apa mereka dijadikan petinggi negara? Bukannya mereka diberi amanah memang diperuntukkan melaksanakan aturan yang saudah disepakati bersama?</p>
<p>Lantas apa bedanya dengan utopia aneh di masa lalu: &#8220;jika semua orang melaksanakan Panca Sila dan P4 dengan baik, negara ini dijamin pasti negara ini lancar jaya&#8221;?. Nyatanya, negara ini ya begini-begini saja&#8230;</p>
<p>Angan angan yang aneh&#8230;.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=40&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_40" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/05/23/40/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Khutbah jumat: Zakat, Infak, Sedekah</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/25/khutbah-jumat-zakat-infak-sedekah/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/25/khutbah-jumat-zakat-infak-sedekah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 09:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/25/khutbah-jumat-zakat-infak-sedekah/</guid>
		<description><![CDATA[
Apa bedanya Infak, Zakat dan Shodaqoh?
Dalam fikih islam, pengeluaran atas harta dibagi menjadi 3 bagian. Infak, zakat dan shodaqoh (sedekah).

Infak berasal dari kata na-fa-qa yang berarti menafkahkan atau membelanjakan hartanya. Infak berarti mencukupi kebutuhan untuk diri sendiri.

Mereka yang penghasilannya sudah melebihi kebutuhan pokok untuk diri sendiri (dan atau keluarga), secara otomatis memiliki tanggung-jawab sosial. Dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Apa bedanya Infak, Zakat dan Shodaqoh?</p>
<p>Dalam fikih islam, pengeluaran atas harta dibagi menjadi 3 bagian. Infak, zakat dan shodaqoh (sedekah).</p>
<p>Infak berasal dari kata na-fa-qa yang berarti menafkahkan atau membelanjakan hartanya. Infak berarti mencukupi kebutuhan untuk diri sendiri.</p>
<p>Mereka yang penghasilannya sudah melebihi kebutuhan pokok untuk diri sendiri (dan atau keluarga), secara otomatis memiliki tanggung-jawab sosial. Dia diharuskan mengeluarkan zakat. &#8220;<em>Untuk mensucikan hartamu</em>&#8220;, kata Al Qur&#8217;an. Lalu batas antara belum dan lebih dari kebutuhan pokok itu apa? Itulah yang disebut <a href="http://www.pkpu.or.id/z.php?t=p&amp;id=4">nishab</a>, yaitu batasan-batasan tertentu sehingga harta yang kita peroleh atau kita miliki harus dikeluarkan zakatnya.</p>
<p>Sedang sedekah adalah amal lain di luar zakat (yang sudah harus terpenuhi lebih dulu).</p>
<p>Jadi, secara sederhana bisa disimpulkan begini:</p>
<p><strong>Infak</strong> = saat masih <strong>Kurang</strong><br />
<strong> Zakat</strong> = saat sudah <strong>Pas</strong><br />
<strong> Sedekah</strong> = saaat <strong>Lebih Baik</strong></p>
<p>Selamat bersedekah&#8230;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=39&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_39" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/25/khutbah-jumat-zakat-infak-sedekah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cita-cita: tukang semprit kereta sampai dengan menteri</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/23/cita-cita-tukang-semprit-kereta-sampai-dengan-menteri/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/23/cita-cita-tukang-semprit-kereta-sampai-dengan-menteri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 09:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/23/cita-cita-tukang-semprit-kereta-sampai-dengan-menteri/</guid>
		<description><![CDATA[
Sewaktu di bangku sekolah dasar, guru yang sekaligus wali kelas kami bertanya: "Coba, apa cita-cita kalian?". Ha? Apa pula itu? Kami terpana dengan pertanyaan itu. Tak satu pun dari kami yang bisa menjawab. Bahkan setelah berkalik-kali sang guru menerangkan artinya, kami tetap tak bisa menjawabnya.
Sebagai orang kampung, pertanyaan ini tentu membingungkan. Lha wong bapak-ibu tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.lclark.edu/faculty/jsmiller/objects/idea_bulb.jpg" align="right" border="1" height="185" width="250" />Sewaktu di bangku sekolah dasar, guru yang sekaligus wali kelas kami bertanya: <em>&#8220;Coba, apa cita-cita kalian?&#8221;</em>. Ha? Apa pula itu? Kami terpana dengan pertanyaan itu. Tak satu pun dari kami yang bisa menjawab. Bahkan setelah berkalik-kali sang guru menerangkan artinya, kami tetap tak bisa menjawabnya.</p>
<p>Sebagai orang kampung, pertanyaan ini tentu membingungkan. <em>Lha wong</em> bapak-ibu tak pernah mengajari kami caranya bercita-cita. <em>Simbah kakung </em>dan <em>simbah putri</em> (sebutan untuk kakek-nenek dari pihak ibu saya) maupun <em>eyang putri</em> (nenek dari bapak, kakek sudah almarhum jauh sebelum saya lahir) juga tak pernah menyinggung soal ini. Tetangga kanan-kiri juga tidak pernah. Pak Mandor, tukang bengkel sepeda kami juga tidak. <a href="http://bangsari.blogspot.com/2006/07/cekelan-dari-kang-wasbir.html">Kang Wasbir</a> sang penjaga masjid kami pun tidak. Semua hidup tanpa cita-cita. Meski begitu, hidup kami ya baik-baik saja. Mengapa sekarang harus punya? Pertanyaan itu membuat saya penasaran sampai bertahun-tahun sesudahnya.<br />
 <a href="http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/23/cita-cita-tukang-semprit-kereta-sampai-dengan-menteri/#more-37" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=37&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_37" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/23/cita-cita-tukang-semprit-kereta-sampai-dengan-menteri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Superman bergaji staf</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/22/superman-bergaji-staf/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/22/superman-bergaji-staf/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 02:26:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/22/superman-bergaji-staf/</guid>
		<description><![CDATA[Bos: Gimana kerjaannya? Dah kelar?
Saya: Belum
Bos: Lha kok belum?
Saya: Lha datanya masih seabreg
Bos: Saya ndak tanya data. Saya tanya kerjaan. Dah kelar belum?
Saya: Gimana mau kelar, waktunya cuma sehari. Biasanya kerjaan begini paling tidak membutuhkan waktu 5 hari kerja normal.
Bos: Hari ini harus kelar ya...

Dalam hati saya jawab: Kalo mau kelar, pekerjakan saja Superman!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong>Bos</strong>: Gimana kerjaannya? Dah kelar?<br />
<strong>Saya</strong>: Belum<br />
<strong>Bos</strong>: Lha kok belum?<br />
<strong>Saya</strong>: Lha datanya masih seabreg<br />
<strong>Bos</strong>: Saya ndak tanya data. Saya tanya kerjaan. Dah kelar belum?<br />
<strong>Saya</strong>: Gimana mau kelar, waktunya cuma sehari. Biasanya kerjaan begini paling tidak membutuhkan waktu 5 hari kerja normal.<br />
<strong>Bos</strong>: Hari ini harus kelar ya&#8230;</p>
<p>Dalam hati saya jawab: Kalo mau kelar, pekerjakan saja Superman!</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=36&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_36" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/22/superman-bergaji-staf/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara merokok ala kang Bejo</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/07/cara-merokok-ala-kang-bejo/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/07/cara-merokok-ala-kang-bejo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 09:37:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/07/cara-merokok-ala-kang-bejo/</guid>
		<description><![CDATA[Kang Bejo adalah seorang pecandu rokok yang akut. Dan dia selalu punya cara untuk itu meski ia sangat jarang membelinya.

Cara yang paling sering dipake, to the point:
"Minta rokoknya dong..."

Cara kedua, juga tak kalah sering:
Bejo: "Aku punya korek nih"
Saya: "Trus kenapa kalo punya korek?"
Bejo: "Lha rokoknya itu yang ngga ada? Minta dong..."

!*&#38;^%$#@]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kang Bejo adalah seorang pecandu rokok yang akut. Dan dia selalu punya cara untuk itu meski ia sangat jarang membelinya.</p>
<p>Cara yang paling sering dipake, <em>to the poin</em>t:<br />
&#8220;Minta rokoknya dong&#8230;&#8221;</p>
<p>Cara kedua, juga tak kalah sering:<br />
Bejo: &#8220;Aku punya korek nih&#8221;<br />
Saya: &#8220;Trus kenapa kalo punya korek?&#8221;<br />
Bejo: &#8220;Lha rokoknya itu yang ngga ada? Minta dong&#8230;&#8221;</p>
<p>!*&amp;^%$#@</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=35&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_35" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/07/cara-merokok-ala-kang-bejo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup di Singapura, susah!</title>
		<link>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/03/hidup-di-singapura-susah/</link>
		<comments>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/03/hidup-di-singapura-susah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 10:38:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/03/hidup-di-singapura-susah/</guid>
		<description><![CDATA[


Yang namanya negara maju, berarti juga negara makmur. Acuannya, pendapatan perkapitanya tinggi. Sebutan lain untuk negara yang mahal. Begitu pula Singapura. Demikianlah cerita yang saya dapat dari supir taksi. Tepatnya supir taksi ketiga yang saya tumpangi ketika hendak kembali ke Jakarta.
Supir taksi pertama keturunan cina. Mobilnya butut, suka tancap gas dan mengerem secara tiba-tiba, tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/04/taksi.jpg" title="taksi.jpg"></a></p>
<p><a href="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/04/taksi.jpg" title="taksi.jpg"><img src="http://bangsari.dagdigdug.com/files/2008/04/taksi.jpg" alt="taksi.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Yang namanya negara maju, berarti juga negara makmur. Acuannya, pendapatan perkapitanya tinggi. Sebutan lain untuk negara yang mahal. Begitu pula Singapura. Demikianlah cerita yang saya dapat dari supir taksi. Tepatnya supir taksi ketiga yang saya tumpangi ketika hendak kembali ke Jakarta.</p>
<p>Supir taksi pertama keturunan cina. Mobilnya butut, suka tancap gas dan mengerem secara tiba-tiba, tak banyak bicara. Supir taksi kedua juga keturunan cina, cara menyetirnya sangat bagus, ramah dan sangat senang diajak bicara. Dia bercerita panajng lebar tentang betapa menyenangkannya Indonesia. Saat liburan keluarga, acap kali dia mengajak serta keluarganya pelesir ke Batam, tempat termurah yang dia bisa biayai. <a href="http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/03/hidup-di-singapura-susah/#more-33" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://bangsari.dagdigdug.com/?p=33&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_33" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangsari.dagdigdug.com/2008/04/03/hidup-di-singapura-susah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

