Des 1st, 2008 by bangsari

Namanya Mbok Temo. Rasanya belum terlalu lama dia menumpang di pekarangan keluarga kami. Sekitar 10 tahun, sangat mungkin lebih. Saya tak ingat betul. Ya, kurang lebihnya segitu lah. Menumpang rumah bukan sesuatu yang luar biasa di kampung kami. Disebut menumpang rumah karena mereka mendirikan rumah di atas tanah orang lain. Seijin pemilik tanah tentunya. Hingga mereka punya tanah sendiri, atau sampai mereka merasa ada tumpangan yang lebih baik. Beberapa diantaranya bahkan sampai mati. Continue Reading »
Berbagi
Posted in Uncategorized | No Comments »
Okt 21st, 2008 by bangsari
Teman sepabrik yang baru beberapa bulan punya anak perempuan sedang bingung. Ibunya, nenek sang bayi, meminta sang bayi untuk disunat. Padahal ini sudah sangat terlambat jika menilik kebiasaan khitan perempuan biasanya dilakukan segera setelah persalinan.
Tentu saja saya terkaget-kaget. Lha gimana tidak, masa masih ada hal beginian di jaman sekarang? Di Jakarta pula! Aneh benar.
Meski kalangan ulama terdahulu (dengan dalil-dalinya) berpendapat khitan bagi wanita adalah sunnah, saya justru berpendapat sebaliknya. Khitan perempuan itu tak perlu, karena dasarnya lemah. Pertimbangan saya sederhana saja. Khitan adalah tradisi milah Ibrahim untuk kaum lelaki guna menjaga kelamin dari kotoran. Lha kalau perempuan, apanya yang mau dikurangi?
Wallahu a’lam…
Berbagi
Posted in Mengapa | 14 Comments »
Sep 18th, 2008 by bangsari
Selalu saja ada orang yang mau tertib

Saya masih saja tergumun-gumun dengan perilaku masyarakat kita sendiri. Sepertinya yang namanya mentalitas takut ndak kebagian itu kok sudah begitu akut dan sulit ditertibkan. Setidaknya begitulah perilaku yang saya lihat pada sebagian orang. Cilakanya, sebagaimana provokator dalam acara demo massal, perilaku mereka yang cuma beberapa orang itu memicu orang lain untuk berbuat hal yang sama. Maka, segera saja terjadilah rebutan kemruyuk yang tak jelas itu.
Begitulah yang terjadi pada acara buka bersama sekitar 300-an ibu-ibu dan anak-anak di Wahid Institute (WI) minggu sore kemarin itu.
Continue Reading »
Berbagi
Posted in Uncategorized | 9 Comments »
Sep 16th, 2008 by bangsari

Gusti Pengeran sungguh welas asih. Doa saya itu benar-benar terkabul. Padahal sih sebenarnya ngarepnya ya ndak banget-banget amat ( meski kalau dikasih ya jelas saja seneng). Gimana saya mau ngarep mulu, lha wong rasanya Gusti itu sudah memberi saya jauh lebih banyak dari yang saya harapkan semula je.
Maksud saya begini, dulu setelah sekolah yang kedarang-darang lama banget ndak lulus-lulusnya itu, saya sempat pesimis. Ya apa iya nanti saya bisa nyari pekerjaan? Ndak usah kerja yang muluk-muluk lah. Dalam bayangan saya, yang penting ndak perlu minta duit lagi sama orang tua.
Continue Reading »
Berbagi
Posted in Sehari hari | 7 Comments »
Sep 12th, 2008 by bangsari
Sepuluh hari pertamanya adalah barokah
Sepuluh hari kedua maghfirah
Sepuluh hari terakhir THR
Hore…
Berbagi
Posted in Sehari hari | 3 Comments »
Sep 11th, 2008 by bangsari
Teman: Kok bisa sih suaminya yang lulusan agama itu menjadi programmer?
Saya: Programmer dan agama itu bedanya cuma obyek yang disembah. Agamawan menyembah tuhan, sedang programmer yang disembah server. Simpel bukan?
Berbagi
Posted in Mengapa | 4 Comments »
Sep 3rd, 2008 by bangsari
Ya Allah, berikanlah THR yang banyak kepadaku dan kepada orang-orang yang paling membutuhkan di antara kami.
Amin…
Berbagi
Posted in Uncategorized | 17 Comments »
Agu 4th, 2008 by bangsari

The Journey: Buku sumbangan pertama
dari Zen si Pejalan Jauh, berkardus-kardus lainya menyusul tiap jumat malam
Maka, pergilah sebentar dari rumah. Sisakanlah waktu dalam hidupmu kawan, untuk melihat dan menikmati dunia. Hidup tidak melulu cuma harta, tahta, dan kehormatan. Dengan berdarmawisata, banyak hal yang akan kita peroleh, yang tidak akan kita dapati di bangku sekolah. Hidup adalah merangkai segala macam pengalaman dalam kehidupan. Hidup adalah menyiapkan diri untuk membawa bekal menuju perjalanan panjang sesungguhnya; menghadap Allah Swt.
Gola Gong! Pada era 80-an ia dikenal sebagai penulis novel remaja . Pada zaman kejayaannya, sebanyak 60 karya telah dibukukan dan sebagian lagi dimuat di sejumlah majalah terkenal remaja. Tapi itu hanya sampingan. Yang lebih hebat lagi, dia mengelilingi Asia sebagian besar dengan perjalanan darat. Bus, kereta api, kapal dan berjalan kaki. Bahkan, perjalanan dari Malaysia hingga Thailand dia lalui dengan bersepeda. Obsesinya semula adalah mengelilingi dunia, namun perjalanan panjangnya di Asia membuat kesehatannya menurun drastis dan dengan terpaksa ia harus mengubur mimpinya. Itu semua dia lakukan hanya dengan satu tangan.
Darimana dia mendapatkan inspirasi itu?
“Ide gila keliling dunia telah lama aku tanamkan dari kecil. Cenderung menjadi obsesi. Saat SMA (1981) aku menyusuri bumi jawa. Si perguruna tinggi (1986-88), aku mengelilingi Nusantara selama dua tahun… Ketika bekerja menjadi wartawan di Gramedia Group (1990-1992), aku mengelingi Asia, dari Serawan hingga Pakistan….Aku merencanakannya dengan matang. Mengelilingi Dunia dalam 80 Hari (Jules Verne) dan Petualangan Tom Sawyer (Mark Twain) adalah cikal bakal ketika kau ingin melakukan keinginan itu”, demikian ungkapnya.
Buku! Ya, buku!
Untuk itulah, kami dari gerombolan BHI berupaya mengadakan Gerakan 1000 Buku. Mencoba menyebarkan mimpi-mimpi melalui buku kepada mereka yang berkekurangan. Mulai dari pelosok Bangsari sampai dengan pucuk Gunung Kidul.
Silahkan bergabung bersama kami…
Info lebih lengkap bisa dibaca di postingan pak ketua…
Berbagi
Posted in Uncategorized | 8 Comments »
Agu 4th, 2008 by bangsari

Apa bedanya dengan yang tidak dibina kaum syariat ya?
Berbagi
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
Jul 29th, 2008 by bangsari
Sepertinya belakangan dunia terasa lebih rumit dari biasanya. Gimana ya caranya kembali ke khittah?
Hey, why so serius? *Joker pada The Dark Night*
Berbagi
Posted in Uncategorized | 6 Comments »