You are currently browsing the monthly archive for Mei, 2008.

“…saya heran. kaum muslimin itu kan mayoritas di negeri ini. tapi mengapa korupsi merajalela? jawabannya, itu karena mereka tak menjalankan agamanya dengan baik. jika saja semua muslim melaksanakan agamanya dengan benar, pasti masalah-masalah negara ini akan selesai dalam sekejap. bla…bla…” (khutbah jumat tadi siang)

Kemudian justru saya yang balik terheran-heran. Apa khotib itu ndak tahu ya, bahwa khutbah semacam itu sangat basi? Bagaimana mungkin mengharapkan orang senegara melaksanakan sesuatu tanpa adanya aturan yang memaksa? Lha, wong sudah ada hukum yang tertulis saja masih banyak penyelewengan, bagaimana mungkin hanya dengan mengharap njur semuanya berjalan dengan baik?

Saya jadi ingat dengan perilaku para petinggi negara yang masih hobi menghimbau. Himbauan supaya berhemat energi, supaya peduli dengan rakyat miskin, supaya, supaya dan supaya yang lain-lain. Lha, lalu untuk apa mereka dijadikan petinggi negara? Bukannya mereka diberi amanah memang diperuntukkan melaksanakan aturan yang saudah disepakati bersama?

Lantas apa bedanya dengan utopia aneh di masa lalu: “jika semua orang melaksanakan Panca Sila dan P4 dengan baik, negara ini dijamin pasti negara ini lancar jaya”?. Nyatanya, negara ini ya begini-begini saja…

Angan angan yang aneh….

Foto

www.flickr.com