Apa bedanya Infak, Zakat dan Shodaqoh?
Dalam fikih islam, pengeluaran atas harta dibagi menjadi 3 bagian. Infak, zakat dan shodaqoh (sedekah).
Infak berasal dari kata na-fa-qa yang berarti menafkahkan atau membelanjakan hartanya. Infak berarti mencukupi kebutuhan untuk diri sendiri.
Mereka yang penghasilannya sudah melebihi kebutuhan pokok untuk diri sendiri (dan atau keluarga), secara otomatis memiliki tanggung-jawab sosial. Dia diharuskan mengeluarkan zakat. “Untuk mensucikan hartamu“, kata Al Qur’an. Lalu batas antara belum dan lebih dari kebutuhan pokok itu apa? Itulah yang disebut nishab, yaitu batasan-batasan tertentu sehingga harta yang kita peroleh atau kita miliki harus dikeluarkan zakatnya.
Sedang sedekah adalah amal lain di luar zakat (yang sudah harus terpenuhi lebih dulu).
Jadi, secara sederhana bisa disimpulkan begini:
Infak = saat masih Kurang
Zakat = saat sudah Pas
Sedekah = saaat Lebih Baik
Selamat bersedekah…

12 comments
Comments feed for this article
April 28th, 2008 at 9:08 am
iway
ini jumatan di deket pabrik ya?
April 29th, 2008 at 7:52 am
ebeSS
di dagdigdug . . . . makin kusyuk . . . .
jadi yang paling berat infak ya . . . .
tak nyobak ke situ ah . . .
April 29th, 2008 at 7:17 pm
yuswae
blmsjhasdarhjahrac….
*berdoa menunggu sedekah dari Bapak Haji Mohammad Syaefullah-gubernur bi 2020*
April 30th, 2008 at 3:54 pm
mr.bambang
wahh… kelihtannya acara jumat malem bakal diisi dengan pengajian nihh dengan pembicara Ustadz Syaefull dan Ustadz Iqbal
April 30th, 2008 at 6:19 pm
Rita NusaIndah
kayak maw nonton konser, kalo beli karcis yg mahal dapet tempat duduknya dekat panggung, jd gak sempit or desak2desakan…….begitu jga dengan ketiga hal diatas (khusus infak, zakat, sedekah, tentu ditambah amalan lainnya) kalo mampu melakukan semuanya, insyaAllah kita akan dapat VIV di akhirat, semoga kita dekat dgn YAng Maha Kuasa dan para Rasulnya amien….
salam kenal ya bang.. trims sudah berkunjung di blogqu ini blog yg sedikit ke- serius…. luxury-in-heaven.blogspot.com
Mei 3rd, 2008 at 2:28 pm
penjelasan sederhananya sangat akurat.
simple, meski kedengarannya absurd.
halagh.,,bahasa saya.
Mei 6th, 2008 at 11:25 am
wieda
klo fitrah opo?????
sy cuma tau “berbagi” seperti yg diajarkan ortu saya
Mei 7th, 2008 at 10:06 pm
Rafki RS
Penjelasannya lumayan singkat. Tapi kok saya masih belum mengerti ya? Mungkin perlu ditambah lebih detail lagi pak. Salam kenal.
Mei 8th, 2008 at 1:00 pm
JaF
Singkat, padat, mantab.. Coba khotib jumatan khotbahnya seringkas ini hehehe
Mudah-mudahan saya bisa segera masuk ke level sedekah.. amin
Mei 9th, 2008 at 8:43 am
leah
Sederhana sekali yah kesimpulannya.. jadi mesam mesem nih
Mei 12th, 2008 at 3:12 pm
kw
jadi kira kira kebutuhan pokok seorang lajang jalang jakarta itu seperti apa saja ?
Mei 23rd, 2008 at 1:48 pm
Ndoro Seten
senyam-senyum dan pringas-pringis di pinggir jalan juga termasuk sedekah yo pak?