Iklan sebuah perusahaan pengiriman uang internasional ini ada dimana-mana. Direct to bank - Philippines! Setidaknya di seputaran Orchad bertebaran iklan ini. Banyaknya iklan ini menunjukkan bahwa orang Philipina merupakan warga asing yang memiliki arti penting.
Dimana mereka bekerja? Kulit mereka yang kuning langsat dan bermata sipi, tak dapat saya bedakan dengan etnis china. Menurut cerita sopir taksi beretnis india berkewarga-negaraan singapura yang saya tumpangi menuju bandara, orang Philipina ini ada dimana-mana. Sebagian besar di sektor jasa. Mulai dari pekerja hotel, bisnis hiburan dan juga seks! Untuk urusan terakhir, wanita asal Indonesia menempati urutan kedua setelah mereka.
Di malam hari setelah jam toko tutup, Orchard hanya diramaikan bisnis huburan malam dan prostitusi. Transaksi ada dijalanan, meski sebenarnya yang ini ilegal. Di depan pintu diskotek atau bar, dekat tong sampah. Bergerombol beberapa orang yang sebagian besar wanita. Sambil menenggak bir dan merokok. Wanita Philipina, siapa lagi kalo bukan.
Rokok di Singapura merupakan barang mahal. Sekitar 14-18 Dollar Singapura sebungkusnya. Dengan kurs Rp 6.500,- sedolar, maka harga rokok sebungkus kira kira seratus ribu lebih. Cukup malah bukan? Hanya mereka yang lumayan makmur yang bisa melakukannya. Maka dapat dimengerti jika aliran dana ke Philipina sangat deras. Dimana banyak permintaan, disitu ada barang (dan jasa).


5 comments
Comments feed for this article
Maret 15th, 2008 at 9:09 pm
kw
sempat nawar ga?
Maret 17th, 2008 at 9:18 pm
wieda
nambahin dikit ya bangsari…..
“orang2 philipine” biasanya menjadikan s’pore sebagai batu loncatan untuk bisa ke benua amerika…
mereka di negrinya mengikuti pelatihan sebagai pembokat handal, jadi sebagi baby sitter, sebagai “home care attendant” (perawat orang tua), nah setelah kerja di s’pore biasanya mereka ngelamar kerja di benua lain (amerika banyak juga).
Sesampainya di benua amerika (seperti canada) mereka nyelesaikan kontrak kerjanya yg 2 th, dan melamar sebagi landed imigrant, setelah dapat mereka menyemposori saudara2nya untuk datang ke canada……jadiiii dibelahan mana saja di canada ini…orang philipine buanyakkkkk…..mereka kerja diseluruh bidang…dari bedinde sampai home care attendant dikuasai orang philipine. (ini pengamatan saya selama bergaul di multicultural soceity)
Maret 17th, 2008 at 9:30 pm
wieda
nambahin dikit yah….
orang2 philipine biasanya menjadikan s’pore sebagai “batu loncatan” untuk menuju ke benua lain yg lebih memungkinkan mereka mendapatkan kehidupan yg lebih baik….contoh benua amerika.
di negrinya mereka seblom brangkat ke s’pore dapat pelatihan sebagai pembokat handal, baby sitter ato home care attendant (perawat orang2 tua).
Tapi diingat juga, orang philipine tuh kehidupan bebasnya sudah blak2 an……(ndak kaya indonesia, maen petak umpet).
Nah dari s’pore mereka ngelamar kerja ke canada ato amerika….(ini yg saya tau looh).
trus di Canada, mereka kerja nyelesaiin kontrak nya, abis itu ngelamar sebagi landed imigrant (kontrak nya biasanya 2 th).
Setelah berhasil dapat landed imigrant, mereka biasanya mulai menyeponsori sodara2 nya….(klo mereka “beruntung” kawin sama bule canada) sekluarga diboyong semua ke canada, dari ortunya dan adik2 nya…….
*ini pengalaman saya selama gaul di multicultural soceity*
jadi dinegara canada ini, di mana mana orang philipine buanyakkkk ……wong nak beranak disini
terbanyak : cina, India nehi2, dan philipine (itu yg dari asia)
Maret 17th, 2008 at 9:31 pm
wieda
looh nambahku koq mludag ya…..
maaf…maaf….maaf yo bangsari
Juli 14th, 2008 at 11:43 pm
Ceku
No coment