salvation-army.jpg

Depan Lucky Plaza (Orchard road, Singapore) menjelang natal yang lalu, saya jumpai beberapa orang berpakaian putih mirip seragam pegawai departemen kesehatan. Melihat seragamnya, saya pikir mereka pasti dari bagian medis angkatan laut yang sedang mencari dana. Meski kemudian muncul pertanyaan: masa iya PNS negara sekaya itu masih mengumpulkan sumbangan? Bagaimana sampai mendapat kesimpulan demikian, saya tak tahu. Tiba-tiba saja muncul pemikiran begitu. Aneh ya? Ndak usah dipikir.

Semula saya pikir Salvation Army adalah nama regu tembak dalam bahasa inggris. Logikanya, salvo adalah tembakan penghormatan terakhir pada pemakaman seorang prajurit. Jadi, salvation army ya berarti regu tembak. Karena mereka berseragam putih-putih, berarti mereka adalah regu tembak dari angkatan laut. Ternyata saya salah besar!prasasti-orchard.jpg

Itu baru saya tahu dari Edensor (buku ketiga dari Tetralogi Laskar Pelangi). Disebutkan bahwa salvation army adalah utusan gereja yang memberi santunan untuk para gelandangan tanpa peduli latar belakang mereka. Bala keselamatan bagi orang orang miskin. Berbeda dengan cerita di atas, yang diceritakan dalam edensor adalah cerita petalangan Ikal (si tokoh utama) di Macedonia, Balkan. Beberaoa saat sebelum Ikal bertemu Toha, sang ahli kecoa asli Purbalingga yang terdampar disana sebagai korban politik sejak 1965.